Sahabats, tidak jarang kali ada keganjilan dalam kelahiran seorang anak manusia di dunia. Perjuangan dan pengorbanan seorang ibupun oada masa mendidik buah hati ialah masa - masa berat yang bertabur pahala.
Dari Malaysia, diceritakan seorang ibu mempunyai nama Kamareeah Arwae. Ia diculik ke lokasi tinggal sakit setelah merasakan kejang dan panas tinggi dampak tumor yang dideritanya. Qodarullah, ia pun merasakan koma.
Di sisi lain, Kamareeah Arwae dalam situasi hamil tua. Pihak lokasi tinggal sakit juga terpaksa memungut jalan tempuh melewati operasi caesar ketika kelahiran, sebab sang ibu yang masih tidak sadarkan diri.
Dalam suasana koma, ibu spektakuler ini mencetuskan seorang bayi wanita cantik yang dinamai Farah Hanis. Karena situasi sang ibu yang masih tergeletak koma, bayi Farah darurat bertahan hidup dengan susu formula.
Referensi pihak ketiga
Adalah Siti Nur Aqila Mohd Khairul Adnan (32), dokter yang bertugas di Klinik Kesihatan Wakaf Che Yeh, Malaysia, ia membubuhkan iba sekaligus belas kasih pada bayi wanita malang itu.
Tak diduga, dokter ini memita izin untuk suaminya supaya diperbolehkan menyusui pula bayi malang itu, disamping menyusui bayi mereka sendiri. Sang suami menyetujuinya tetapi memintanya bersabar hingga mereka mendapat izin dari ayah Farah Hanis.
Setelah keinginannya disetujui, dokter cantik ini segera menghentikan susu rumus dan sebagai gantinya memberi ASInya untuk bayi Farah. Pemberian ASI pada Farah Hanis juga memberikan akibat luar biasa untuk kesehatan maupun situasi fisiknya. Kulit Farah Hanis menjadi lebih kenyal dan halus, dan berat badannya juga terus berangsur naik sebab khasiat ASI.
Dr Siti Nur Aqila bertekad menyerahkan ASI untuk Farah sampai umur yang lumayan untuk tidak minum ASI lagi. Sejak mulai menyusuinya, dokter ini sudah memandang Farah laksana putrinya sendiri.
Ungkapan syukur dan terima kasih dikatakan ayah Farah Hanis, ia mengaku keikhlasan sang dokter guna menyusui bayinya ialah sebuah anugerah besar untuk bayinya. Kini pria tersebut tak menyimpan tidak sedikit harapan, kecuali kesembuhan untuk istrinya, dan perkembangan yang sehat untuk putrinya.
Sahabas, kemalangan dapat menimpa siapa saja, tetapi lihatlah family ini, di balik ujian yang dirasakan mereka bertemu orang-orang baik hati yang sekarang telah menjadi serupa keluarga.
Semoga kebajikan dan keberkahan mencakup mereka semua, juga untuk lisan-lisan yang enteng untuk mendoakan kesembuhan ibunda Farah.
Referensi pihak ketiga