6 Negara dengan Harga Kuota Internet Termahal terdapat yang hingga 1 juta guna 1 GB


Internet telah menjadi keperluan pokok masyarakat, telah tak asing lagi bahwa mobilitas penduduk semakin bertambah berkat adanya Internet. baik keperluan pribadi maupun sarana bisnis dan ekonomi, laksana jual beli online, transaksi finansial mobile dan lain lainnya masih banyak lagi.

nah Untuk dapat mengakses Internet ini, dibutuhkan adanya Kuota Internet, baik yang mempunyai sifat prabayar maupun pascabayar, entah kuota tersebut berbentuk volume based atau time based. nah mungkin anda sekalian seringkali mengeluh soal mahalnya harga kuota internet. namun tunggu dulu ayo kita simak sebagai berikut daftar negara- negara yang memasarkan Kuota Internet termahal di dunia tersebut sebagai berikut ini :

1. Saint Helena

6 Negara dengan Harga Kuota Internet Termahal terdapat yang hingga 1 juta guna 1 GB
Referensi pihak ketiga
Di negara ini, harga paket data Internet sebesar 1 GB dapat mencapai 784 ribu sampai 913 ribu rupiah jika di rupiah kan

2. Guinea Khatulistiwa

terletak di pantai barat Afrika Tengah ini, guna mendapatkan kuota 1 GB, GanSis mesti merogoh kantong sebesar 390 ribu sampai 1,6 juta rupiah.

3. Zimbabwe

Kuota Internet 1 GB di negara yang terletak di bagian unsur selatan benua Afrika ini anda harus menerbitkan dana dari 1 sampai 2 juta rupiah, tergantung ketidaktetapan inflasi finansial yang sedang dirasakan negara tersebut.

4. Kepulauan Falkland

Referensi pihak ketiga
Berlokasi di Amerika Selatan ini, kuota Internet 1 GB dapat didapatkan dengan menerbitkan antara fulus antara 670 ribu hingga 1 juta rupiah.

5. Djibouti

Referensi pihak ketiga
Negara yang yang terletak di Afrika Timur ini memasarkan paket data Internet nyaris sama dengan di negara Guinea Khatulistiwa. 1 GB ekuivalen antara 537 ribu sampai 1,6 juta rupiah.

6. Yunani

Referensi pihak ketiga
Di negara Eropa kelahiran Plato ini harga paket data 1 GB antara 453 ribu sampai 1,5 juta rupiah. bagaimana dapat negara maju di eropa ini paket internet dapat semahal itu? tersebut tidak lain sebab inflasi yang terus menerus sampai harus menggerus nilai mata duit yunani.

Simpulan bahwa, bila hal tersebut terjadi di Indonesia ketika ini, masihkah bisa tetap dapat eksis di med1a sos1al, buat status / story, dan sebagainya masing-masing hari? atau lebih memilih untuk memperhitungkan dana sebagai keperluan pokok?