5 KERETA KENCANA DI INDONESIA YANG DIPERCAYA MEMILIKI KEKUATAN MISTIS

Di samping identik dengan bangunannya yang klasik dan unik, kesultanan atau kerajaan yang terdapat di Indonesia tidak jarang kali identik dengan yang namanya kereta kencana. 

Seperti layaknya Kerajaan Inggris atau juga Kerajaan Belanda, Kesultanan dan Kasunanan di Indonesia pun memakai kereta kencana yang unik tetapi mempunyai nilai seni dan kadang magis yang tinggi.

Kereta-kereta ini dipakai untuk mengantar Raja atau keluarganya ke acara atau ritual penting. Beberapa kereta kencana yang di Indonesia usianya telah lebih dari ratusan tahun. Kereta tersebut dibangun semenjak zaman Belanda menjajah Indonesia sampai secara tidak langsung mempunyai aura mistik yang luar biasa. Berikut sejumlah kereta kencana cantik yang terdapat di Indonesia itu.


1. Kanjeng Nyai Jimat
Kanjeng Nyai Jimat ialah kereta pusaka yang dipunyai oleh Kesultanan Yogyakarta. Kereta ini dibeli dari Belanda pada tahun 1800-an. Sejak kesatu kali di datangkan ke Indonesia, Kanjeng Nyai Jimat sudah digunakan oleh Hamengkubuwono I sampai Hamengkubuwono V. Setelah Hamengkubuwono V, kereta ini pensiun bertugas dan ditaruh di dalam museum.


Dalam waktu-waktu tertentu, Kanjeng Nyai Jimat dimandikan dengan ritual tertentu. Air dari bekas cucian Kanjeng Nyai Jimat tidak sedikit dijadikan rebutan tidak sedikit orang. Konon, air ini akan menyerahkan rezeki dan keberuntungan untuk siapa saja yang cuci muka atau menyimpannya di dalam rumah.

2. Garuda Yeksa

Berbeda dengan Kereta Kencana Kanjeng Nyai Jimat yang digunakan hingga Hamengkubuwono V. Kereta Kencana Garuda Yeksa baru digunakan pada periode Hamengkubuwono VI dan dilangsungkan hingga sekarang. Kereta Garuda Yeksa diciptakan pada tahun 1867 oleh suatu perusahaan pembuat kereta asal belanda mempunyai nama Hermansen Co.


Kereta Garuda Yeksa digunakan oleh Sultan Yogyakarta saat ada even khusus. Biasanya guna pergi ke lokasi tinggal orang urgen (zaman dahulu Gubernur Jenderal Belanda) atau penobatan Raja baru dari Kesultanan Yogyakarta. Oh ya, Kereta Garuda Yeksa juga dirasakan keramat sampai air bekas cucian keretanya tidak jarang kali jadi rebutan tidak sedikit orang.

3. Paksi Naga Liman
Paksi Naga Liman ialah nama dari kereta kencana sangat tua yang dipunyai oleh Yogyakarta. Kereta ini dahulu dipakai oleh raja dari Sultan Kanoman untuk mengerjakan kegiatan-kegiatan kenegaraan. Paksi Naga Liman diciptakan kesatu kali pada tahun 1608 dan dan baru berhenti dipakai pada tahun 1930.

Selama ratusan tahun, kereta yang tercipta dari kayu opsi ini mengirimkan para raja yang bersemayam di tanah Jawa. Sekarang, Kereta Kencana Paksi Naga Liman diletakkan di Museum Keraton Kanoman. Oh ya, dalam sejumlah ritual kereta ini masih dipakai meski melulu berupa replikanya saja.

4. Singa Barong
Setelah berkutat dengan kereta yang berasal dari area Yogyakarta. Mari kita berpindah ke kereta yang dahulu dipakai oleh Kerajaan Cirebon. Kereta itu mempunyai nama Singa Barong dan konon diciptakan pada tahun 1549 di mana kala tersebut Sunan Gunung Jati masih hidup dan mulai menyebarkan Islam di Tanah Jawa.


Kereta Kencana Singa Barong hanya dipakai oleh semua raja dari Kerajaan Cirebon untuk mengerjakan misi kenegaraan. Berbeda dengan kereta beda yang digerakkan dengan kuda. Kereta Kencana Singa Barong digerakkan oleh 4 kerbau bule yang paling langka.

5. Garuda Putra
Kereta Kencana Garuda Putra ialah kereta pusaka dari Kasunanan Surakarta yang adalahpeninggalan Paku Buwono XI. Dahulu kala, kereta ini dipakai untuk upacara kerajaan dan sejumlah even urgen yang menuntut Raja Surakarta bepergian jauh.


Setelah Paku Buwono XI wafat dan digantikan oleh Paku Buwono XII, kereta ini praktis tidak pernah digunakan. Hal ini terjadi sebab Paku Buwono XII tidak mempunyai permaisuri dan putra mahkota. Setelah “mangkrak” sekitar puluhan tahun, kereta ini kesudahannya kembali dipakai oleh Paku Buwono XIII dalam Kirap Agung di tahun 2012 silam.
Inilah lima kereta kencana pribumi Indonesia yang konon mempunyai aura mistik powerful di dalamnya. Dari lima kereta kencana di atas, mana saja Sobat Boombastis pernah lihat?